Kembali Raih Hasil Minor, Inilah Beberapa Fakta Manchester United Usai Kalah Telak dari Brentford


Erik ten Hag--www.instagram.com/afcajax

MADURA RAYA - Bobroknya Manchester United terlihat dengan jelas usai mereka menelan kekalahan Telak 4-0 oleh Brentford pada laga keduanya di Liga Primer Inggris, Sabtu (13/8) malam WIB tadi.

Bertandang sebagai tim tamu, Setan Merah arahan Erik ten Hag dipaksa tunduk lewat gol-gol Josh Dasilva, Mathias Jensen, Ben Mee dan Ivan Toney, semuanya terjadi di babak pertama.

Hasil tersebut kini membuat United terpuruk di dasar klasemen, mengingat mereka masih belum menuai poin dari dua laga yang dijalani dan memiliki defisit gol minus lima.

(BACA JUGA:Ini Alasan Bima Sakti Layak dapat Kontrak Jangka Panjang dengan Timnas Indonesia U-16)

Bukti Buruknya United

Merunut Opta, ini merupakan kali pertama United menempati posisi dasar klasemen Liga Primer sejak 21 Agustus 1992.

United juga mengalami empat kekalahan liga beruntun untuk kali pertama sejak Februari tahun 1979.

Tak cuma itu saja, mereka juga mengalami tujuh kekalahan di laga tandang beruntun untuk kali pertama sejak Kalah 10 kali antara September dan Desember tahun 1936.

(BACA JUGA:Han So Hee Alami Cedera Saat Syuting Drama Gyeongseong Grinch)

Ten Hag kini menjadi manajer pertama yang kalah di dua laga pertamanya sebagai manajer Manchester United semenjak John Chapman pada November 1921.

Sementara itu, Brentford justru memetik kemenangan pertamanya atas United di semua kompetisi sejak menang 2-0 di Piala FA pada Februari 1938.

Setelah dilaga sebelum-sebelumnya menjalani tujuh pertandingan tanpa sekali pun raih kemenangan melawan The Red Devils.

Di pertandingan semalam, seluruh gol The Bees dicetak di masing-masing dari empat shots on target pada 35 menit pertama.

Ini merupakan kemenangan terbesar bagi Brentford di kasta tertinggi setelah membantai Grimsby Town dengan skor 6-1 medio April 1938.

(BACA JUGA:Polda Metro Jaya Tangkap 78 Orang Terkait Perjudian Online)

Jadi Bahan Guyonan

Keterpurukan United mengundang banyak sekali ‘perhatian’ dari sejumlah pihak, tak terkecuali penggemar bola.

Mereka kini ramai mengganti julukan Setan Merah menjadi Pelawak Merah, karena terdengar pas dan sesuai dengan apa yang United raih saat ini.

Tim yang awalnya digadang-gadang bakalan kena ‘tsunami trofi’ justru saat ini diterjang ‘tsunami komedi’ hanya dalam dua pekan awal Liga Inggris.

MR/ED

`
Kategori : Olahraga