Dugaan Pungli Program PTSL, Dear Jatim Demo Kejari Sumenep


Aktivis gelar demo didepan kantor Kejari Sumenep (Foto:MR)

MADURA RAYA - Sejumlah mahasiswa dan aktivis dari Demokrasi Aspirasi Rakyat (Dear) Jawa Timur  Korda Sumenep demo kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep. Rabu (07/09).

Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan kasus dugaan terjadinya pungutan liar (Pungli) terhadap program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang terjadi di Desa Taman Sare Kecamatan Dungkek, Sumenep yang telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Setempat pada bulan Desember 2021 yang lalu. 

“Kami meminta komitmen Kejaksaan Sumenep untuk menegakkan supremasi hukum dalam kasus dugaan pungli yang terjadi ini,” ujar Korlap aksi Mahbub Junaidi.

(BACA JUGA:Akui Penganiayaan Terhadap Santri hingga Meninggal Dunia, Pondok Pesantren Gontor Sampaikan Permohonan Maaf)

Selain itu, massa aksi juga menuntut Kejari untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus pungli yang terjadi di Desa Tamansare.

Menurutnya, beberapa bukti-bukti yang kuat dari masyarakat sebagai korban pungli program PTSL sudah lengkap.

(BACA JUGA:Sampaikan Aspirasi Petani Tembakau, MPR Madura Raya Datangi Kantor Diskoperindag Sumenep)

“Dugaan pungli itu jelas terjadi, jangan biarkan pungli-pungli seperti itu dibiarkan,” ungkapnya lagi didepan Kantor Kejari Sumenep.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Sumenep Novan Bernadi pihaknya mengatakan bahwa saat ini berkas laporan itu masih dalam tahapan pemeriksaan lebih lanjut. 

“kami masih pelajari proses pemeriksaan laporan itu,” ujarnya singkat.

Selain massa aksi menuntut kasus dugaan pungli pada program PTSL Desa Tamansare itu. Massa juga menuntut proses penegakan hukum terhadap para tersangka kasus dugaan Korupsi gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep yang sudah mangkrak 6 tahun lebih.

(MR)

`
Kategori : Info Madura