Wow, Total Ada 23 Napi Koruptor yang Kompak Dibebaskan Kemenkumham


Ilustrasi penangkapan koruptor-Tima Miroshnichenko -Pexels

MADURA RAYA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) telah membebaskan 23 narapidana (Napi) kasus korupsi dari penjara tepat pada hari Selasa, 6 September 2022 kemarin.

Para Koruptor tersebut kembali menghirup udara Bebas usai menerima program pembebasan bersyarat (PB) yang diberikan Kemenkumham,

"Adapun narapidana tindak pidana korupsi yang telah diterbitkan SK PB-nya dan langsung dikeluarkan pada tanggal 6 September 2022," ucap Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas Kemenkumham Rika Apriyanti dalam keterangannya, Rabu (7/9).

(BACA JUGA:Total Ada 3 Korban Atas Dugaan Penganiayaan Santri di Ponpes Gontor)

Diuraikan Rika 23 identitas napi korupsi yang mendapat pembebasan bersyarat pada hari Selasa kemarin.

Dan berikut daftar lengkap para napi koruptor yang mendapatkan bebas bersyarat:

Lapas Kelas IIA Tangerang:

1. Ratu Atut Choisiyah binti almarhum Tubagus Hasan Shochib

2. Desi Aryani bin Abdul Halim

3. Pinangki Sirna Malasari

4. Mirawati binti H Johan Basri.

(BACA JUGA:Buntut Meninggalnya Seorang Santri Akibat Penganiayaan, Kemenag Siap Terbitkan Aturan)

Lapas Kelas I Sukamiskin:

1. Syahrul Raja Sampurnajaya bin H Ahmad Muchlisin

2. Setyabudi Tejocahyono

3. Sugiharto bin Isran Tirto Atmojo

4. Andri Tristianto Sutrisna bin Endang Sutrisno

5. Budi Susanto bin Lo Tio Song

6. Danis Hatmaji bin Budianto

7. Patrialis Akbar bin Ali Akbar

8. Edy Nasution bin Abdul Rasyid Nasution

9. Irvan Rivano Muchtar bin Cecep Muchtar Soleh

10. Ojang Sohandi bin Ukna Sopandi

11. Tubagus Cepy Septhiady bin TB E Yasep Akbar

12. Zumi Zola Zulkifli

13. Andi Taufan Tiro bin Andi Badarudin

14. Arif Budiraharja bin Suwarja Herdiana

15. Supendi bin Rasdin

16. Suryadharma Ali bin HM Ali Said

17. Tubagus Chaeri Wardana Chasan bin Chasan

18. Anang Sugiana Sudihardjo

19. Amir Mirza Hutagalung bin HBM Parulian.

Rika menyebutkan, sepanjang Januari 2022 hingga September 2022, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kemenkumham telah menerbitkan 58.054 SK PB/CB/CMB Narapidana semua kasus tindak pidana di seluruh Indonesia.

"Pada September 2022 terdapat sebanyak 1.368 orang narapidana semua kasus tindak pidana dari seluruh Indonesia yang mendapat pembebasan bersyarat, termasuk 23 koruptor," ujar Rika.

(BACA JUGA:Inilah 5 Cara Menjaga Ginjal Agar Tetap Sehat)

Komisi Pemberantasan Korupsi (Kpk) menyampaikan akan memperberat tuntutan yang dilayangkan terhadap terdakwa kasus korupsi.

Keputusan tersebut bakal diambil buntut dari banyaknya narapidana kasus korupsi atau koruptor yang menerima program pembebasan bersyarat (PB).

"Mungkin ke depan kalau misalnya ada terdakwa korupsi yang tidak kooperatif dan lain-lain misalnya, dalam tuntutan mungkin akan kita tambahkan, kalau itu pejabat publik, yaitu tadi mencabut hak dipilih dan mencabut supaya terdakwa tidak mendapatkan haknya selaku terpidana. Itu bisa dicabut," jelas Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Rabu (7/9).

MR/ED

`
Kategori : Nasional