Mobil Dinas Wali Kota Cilegon Disandra, Polisi: Tersangka Dijerat Pasal 170 KUHP


Polda Metro Jaya tetapkan 6 tersangka pelaku penyandraan mobil dinas Wali Kota Cilegon--PMJNews.com
MADURA RAYA - Mobil dinas Toyota Camry Hybrid bernopol A-1-R yang ditumpangi Wali Kota (Walkot) Cilegon disandra di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Polda Metro Jaya telah meberikan keterangn pers dan menetapkan enam orang yang sempat menyandera mobil, Helldy Agustian sebagai tersangka. 

"Sampai saat ini Polda Metro Jaya melalui Ditkrimum telah proses kejadian tersebut karena unsur pidana dipenuhi sehingga ditetapkan sebagai tersangka," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan yang dilansir dari laman resmi PMJ News, Rabu (7/9).

(BACA JUGA:AKP Dyah Candrawati Terlibat Kasus Ferdy Sambo, Polri Gelar Sidang Kode Etik dan Profesi )

Lebih lanjut Zulpan mengingatkan agar peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi para pengunjuk rasa yang tengah menyampaikan aspirasinya. 

Menurut dia, meskipun dilindungi mereka wajib menghormati pengguna jalan lain.

"Imbauan kami kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum itu diatur dalam UU, namun ada juga norma-norma yang harus kita patuhi," jelasnya.

(BACA JUGA:Titik Jatuhnya Pesawat Latih G-36 Bonanza T-2503 di Selat Madura Telah Ditemukan )

"Di antaranya bagaimana kita menghargai orang lain yang berkendara jangan sampai kendaraannya kita hentikan kita rusak kita sandera dan sebagainya," sambungnya.

Meski Wali Kota Helldy Agustian tidak mempersoalkan peristiwa tersebut, menurut Zulpan, tindakan para pelaku telah memenuhi unsur pidana sehingga dilakukan penegakan hukum.

"Itu suatu pelanggaran, apakah itu dilaporkan oleh korban atau tidak. Tapi tindakan itu dilihat oleh kepolisian sehingga kepolisian mengambil langkah-langkah penegakan hukum, (Para tersangka dijerat) Pasal 170 Kuhp," tungkasnya.

 

(MR)

`
Kategori : Nasional