Hadiri Acara LK III Badko HMI, LaNyalla Mattalitti Uraikan Penyimpangan Politik Ekonomi Bangsa

(Peserta ikuti LK III yang diselenggarakan oleh Badko HMI Jawa Timur)

MADURA RAYA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyumbang pikiran dan pendapatnya dalam acara Latihan Kader III Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko Hmi) Jawa Timur, Minggu (12/6).

Dihadapan para peserta Lk Iii HMI itu, LaNyalla yang hadir secara virtual menegaskan arah perjalanan bangsa sudah menyimpang dari desain tujuan awal negara ini, termasuk arah politik ekonomi nasional kita. Sehingga tujuan negara tidak kunjung terwujud. 

“Mazhab Politik Ekonomi yang dipilih dan dijalankan negara ini sudah didisain dengan sangat tuntas oleh para pendiri bangsa yakni mewujudkan Sila kelima dari Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Artinya orientasi ekonomi kita mutlak dan wajib mensejahterakan rakyat,” kata LaNyalla.

LaNyalla menjelaskan, secara terang benderang tertulis pada Pasal 33 Ayat (1), (2), dan (3) UUD 1945 naskah asli, bahwa konsep penguasaan negara terhadap sumber daya alam didasarkan kepada kedaulatan negara.

(BACA JUGA:MD KAHMI Gresik Launching Gresik Halal Center (GHC) dan Buka Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten)

“Karena kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi negara untuk secara bebas melakukan kegiatan sesuai kepentingannya, selama tidak melanggar kedaulatan negara lain,” ujar dia.

Lebih tegas lagi, dituliskan dalam Bab Penjelasan Pasal 33 UUD 1945 naskah asli, yang pada saat Amandemen tahun 2002 sudah dihapus. Di situlah spirit Ekonomi Politik yang disusun para pendiri bangsa.

(BACA JUGA:Dianggap Ada Perubahan, Mahfud MD Berikan Catatan Ringan Tentang Hymne HMI)

“Dalam Penjelasan Pasal 33 tercantum dasar demokrasi ekonomi, dimana produksi dikerjakan oleh semua, untuk semua, di bawah pimpinan atau kepemilikan anggota-anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan. Bukan kemakmuran orang per orang. Sebab itu, perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan. Dan bangunan perusahaan yang sesuai ialah Koperasi,” kata dia lagi.

`
Kategori : Nasional