Babak Baru, Polri Gelar Prarekonstruksi Guna Mengungkap Kasus Kematian Brigadir J


Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan--PMJNews

MADURA RAYA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menggelar Prarekonstruksi guna mengungkapkan kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dikutip dari laman PMJ News Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyadi menyebut jika hasil dari penyidikan masih terus didalami. 

Dalam gelar prarekonstruksi ini, dilakukan oleh Polda Metro Jaya yang menghadirkan tim Inafis, Laboratorium Forensik (Labfor), dan pihak kedokteran forensik.

"Semua hasil temuan dari penyidik, Inafis, Labfor dan Dokpol sedang didalami guna proses pembuktian secara ilmiah (SCI)," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (24/7). 

Dedi juga mengatakan jika pihaknya akan menyampaikan hasil penyidikan tersebut kepada publik. 

(BACA JUGA:Polisi Tangkap Pemuda Mabuk yang Aniaya Santri di Ponpes)

"Hasil kerja tim nanti akan disampaikan apabila sudah selesai," ucapnya

Tim gabungan yang telah dibentuk merupakan amanat dan komitmen dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas perkara ini.

(BACA JUGA:Buntut Kasus Penembakan Brigadir J, Mahfud MD Sebut Banyak Kejanggalan)

(BACA JUGA:Usut Tuntas Kasus Penembakan Brigadir J, Kapolri Berjanji Akan Selesaikan Secara Objektif dan Transparans)

"Ini sesuai perintah Bapak Kapolri komitmen proses pembuktian tiap kasus tindak pidana harus dibuktikan ilmiah karena dengan dibuktikan secara ilmiah ini ada dua kosekuensi pertama secara yudiris bukti materil formil Pasal 184 KUHP harus terpenuhi," kata Dedi.

(MR) 

 

`
Kategori : Nasional